Kisruh di Desa Wani 2 Jadi Atensi Eksekutif Kecamatan Tanantovea
DONGGALA


TANANTOVEA – Perselisihan dan ketegangan yang terjadi di lingkungan pemerintahan Desa Wani 2, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, kini resmi menjadi perhatian serius pihak eksekutif tingkat kecamatan. Langkah ini diambil guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan lancar serta menyelesaikan berbagai masalah yang mengemuka di tengah masyarakat.
Kepala Kecamatan Tanantovea bersama jajarannya menggelar rapat koordinasi khusus terkait kondisi di Desa Wani 2, menyusul banyaknya laporan dan keluhan yang masuk dari warga maupun elemen masyarakat setempat.
“Kami tidak bisa membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Kisruh yang terjadi di Desa Wani 2 sudah menjadi catatan penting bagi kami, dan kami akan turun langsung untuk memfasilitasi penyelesaiannya,” ujar Kepala Kecamatan Tanantovea.
Pihak kecamatan menegaskan akan melakukan verifikasi fakta di lapangan, mendengarkan aspirasi seluruh pihak terkait, serta mendorong adanya komunikasi terbuka antara pemangku kepentingan di desa. Fokus utama adalah mengembalikan keharmonisan, memastikan program pembangunan desa tidak terhambat, serta menjamin hak-hak masyarakat terpenuhi dengan baik.
Selain itu, tim dari Kecamatan Tanantovea berencana mengunjungi Desa Wani 2 dalam waktu dekat untuk berdialog langsung dengan aparat desa, lembaga kemasyarakatan, dan perwakilan warga. Pihaknya juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang, menyelesaikan masalah melalui jalur musyawarah, dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi.
“Kami berharap semua pihak mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan. Desa Wani 2 harus tetap berjalan maju demi kesejahteraan seluruh warganya,” tambahnya.
Saat ini, pihak kecamatan masih mendata berbagai permasalahan yang menjadi pemicu ketegangan, sebelum menentukan langkah konkret dan rekomendasi penyelesaian yang akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Donggala jika diperlukan.
